•  

    Juni 2012
    S S R K J S M
    « Jan    
     123
    45678910
    11121314151617
    18192021222324
    252627282930  
  • Fair Play

(FT) Persis 1 : 1 PSIM

PSIM Jogja berhasil merebut 1 point di kandang lawan setelah bermain imbang 1 – 1 dengan Persis Solo. Pertandingan syarat gengsi dalam Derby Mataram yang juga disiarkan live oleh AnTV ini berlangsung sangat seru. PSIM berhasil mencetak angka terlebih dahulu di babak pertama memanfaatkan tendangan free kick. Persis Solo berhasil menyamakan kedudukan di babak kedua melalui sundulan kepala menerima umpan silang dari sisi kiri.

Sebenarnya PSIM banyak memperoleh peluang, hanya saja tidak dapat dimaksimalkan menjadi gol. PSIM mengandalkan serangan balik diantara permainan-permainan keras yang diperagakan oleh pemain-pemain Persis. Hingga pertandingan usai, kedudukan tetap 1 – 1.

Ayo PSIM, kumpulkan lagi 3 point di pertandingan-pertandingan selanjutnya.

Sehari Jelang Derby Mataram, Adu ‘Gengsi’ 2 Rival Bebuyutan

Derby mataram, yang mempertemukan Persis Solo kontra PSIM Jogja menjadi ajang yang ditunggu-tunggu bagi masyarakat pecinta sepakbola di Solo dan Jogja. Laga lanjutan kompetisi liga utama putaran pertama ini akan digelar hari Senin, 03 Januari 2011 di Stadion Manahan Solo. Rencananya pertandingan ini akan disiarkan langsung oleh AnTV mulai pukul 15.00 WIB.

Kenapa ditunggu-tunggu ?? Tidak hanya karena PSIM dan Persis yang bersaing di kompetisi liga utama, namun juga karena perseteruan dua suporter, Brajamusti dan Pasoepati, yang hingga saat ini masih bergejolak. Seperti kita ketahui bersama, banyak insiden yang melibatkan 2 kelompok suporter tersebut yang kerap terjadi ketika derby mataram berlangsung. Bahkan tidak hanya itu, ketika salah satu kelompok suporter tersebut berada di wilayah yang berseberangan, insiden pun kerap terjadi pula. Perseteruan ini sudah berlangsung sangat lama, sehingga laga kali ini menjadikan adu ‘gengsi’ bagi keduanya.

Melalui statement Presidennya seperti yang tercetak di surat kabar, Pasoepati secara resmi menolak kedatangan Brajamusti dengan alasan keamanan.  Kabar berhembus, Pasoepati juga akan melakukan sweeping terhadap Brajamusti di stasiun, terminal, motor plat AB, dan lain sebagainya.

Kabar juga berhembus dari Jogja bahwa kubu Brajamusti tidak akan menggelar tour ke Solo baik menggunakan atribut Brajamusti ataupun tidak. Keamanan menjadi alasan yang paling masuk akal mengingat perseteruan 2 kelompok suporter tersebut.

Dari sisi perangkat pertandingan, diharapkan wasit akan berfikir 1000x untuk melakukan kecurangan yang menguntungkan tuan rumah karena pertandingan akan disaksikan langsung jutaan pecinta sepakbola di Indonesia.

Kami tidak datang bukan karena kami takut, namun karena kami menghargai anda dan keamanan kita bersama. Ayoooo PSIM, hancurkan Persis di hadapan pendukungnya sendiri !!!!

Kerusuhan Suporter PSIM, Masyarakat Menghujat Suporter Tidak Resmi dan Satgas

Kerusuhan antar suporter PSIM terjadi kembali. Tercatat sudah 2 kali bentrokan di Stadion Mandala Krida terjadi. Bentrokan terakhir terjadi pada tanggal 06 Desember 2010. Bentrokan itupun terulang kembali ketika PSIM menjamu Mitra Kukar dalam lanjutan laga Ti-phone kemaren sore.

Banyak sorotan dan hujatan dari masyarakat pecinta PSIM yang menyayangkan kerusuhan yang akan berdampak kepada PSIM tersebut. Hal ini terbukti dari banyaknya penilaian objektif melalui postingan di dunia maya yang menghujat suporter tidak resmi dan Satgas dari salah satu unsur Parpol dalam laga PSIM sore itu.

Hujatan kepada suporter tidak resmi ini dipostingkan karena perilaku mereka yang anarki dan meresahkan sehingga membuat ketidaknyamanan, baik di dalam maupun di luar lingkungan Stadion Mandala Krida. Ternyata hujatan tidak hanya ditujukan kepada suporter tidak resmi tersebut. Satgas Parpol yang sejak 3 pertandingan PSIM terakhir nampak di stadion Mandala Krida tidak luput dari hujatan. Banyak yang meragukan fungsi Satgas Parpol yang notabene mengaku untuk mengamankan situasi namun turut bertindak brutal. Bahkan, ada yang berpendapat bahwa sepakbola jangan dicampuradukkan dengan politik.

Note : Ditulis berdasarkan banyaknya postingan yang ada di Facebook, Twitter, dan Kaskus mengenai fenomena kerusuhan suporter PSIM.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.